Saya duduk di meja bar sendirian, mengamati seorang koki tua yang sibuk menyiapkan pesanan di dapur.
Di sebelah saya, ada seorang pekerja kantoran baru saja menerima pesanan yang sama.
Matanya sedikit membesar, dia mengangguk-angguk kecil, lalu dengan suara mantap berkata, "Umai!" (うまい!).
Saya terkejut karena sejak kecil diajarkan untuk makan dengan tenang dan sopan.
Namun, anehnya, itu tidak mengganggu saya.
Ketika saya mencoba suapan pertama, tanpa sadar saya ikut mengangguk. Rasanya memang enak.