Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Kereta Wisata di Jepang Ini Tawarkan Pengalaman Kulineran dan Pemandangan Indah

Kompas.com - 13/Sep/2019, 23:52 WIB
Pemandangan dari jendela, ketika Garis Hisatsu membentang di sepanjang Sungai Kuma, sungguh menakjubkan.
Pemandangan dari jendela, ketika Garis Hisatsu membentang di sepanjang Sungai Kuma, sungguh menakjubkan.

OhayoJepang - Jepang punya banyak jalur kereta yang dirancang untuk berbagai jenis wisata seperti bepergian, jalan-jalan, dan makan.

Dalam artikel ini, kami akan mengenalkan berbagai kereta tamasya yang tak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, melainkan juga makanan lezat yang siap memuaskan selera makan kamu.

Cek kereta-kereta itu di bawah ini.

JRKyushu Sweet Train – Aru Ressha

JR Kyushu mengoperasikan kereta wisata mewah di sekitar area Kyushu yang bertema Design and Story (D&S). Sweet Train bernama Aru Ressha yang diluncurkan pada tahun 2015, saat ini dianggap sebagai kereta tamasya mewah di Jepang. Di kereta ini kamu juga bisa menikmati makanan manis.

Desain elegan Aru Ressha dirancang berdasarkan kereta mewah yang dipesan oleh Kyushu Railway, pendahulu JR Kyushu pada tahun 1906, kepada sebuah perusahaan di Amerika Serikat, J. G. Brill Company.

Ketika Kereta Api Kyushu dinasionalisasi, kereta tersebut tak pernah dijadikan sebagai layanan komersial hingga dikenal jadi kereta hantu. Namun, kereta itu kembali ke Kyushu dan secara resmi membuka layanannya kepada publik setelah 100 tahun lamanya tak beroperasi.

Gerbong penumpang diproduksi ulang oleh Eiji Mitooka, seorang desainer industri yang bekerja pada Nanatsuboshi (tujuh bintang) di Kyushu, berdasarkan model kereta Brill dari almarhum Hara. Model tersebut juga dikenal sebagai "Model Kereta Api Terbaik" pada masa itu.

Dengan mengatur "kereta seri Diesel Kiroshi 47" dalam gaya modern dan menggabungkan warna, bentuk, bahan, dan pengerjaan Kyushu, sebuah gerbong penumpang mewah yang unik telah dibuat.

Lampu antik dan sofa di dalam gerbong membuat para tamu merasa seolah-olah mereka bepergian ke luar negeri.
Lampu antik dan sofa di dalam gerbong membuat para tamu merasa seolah-olah mereka bepergian ke luar negeri.

Selain interiornya, kereta tamasya juga menarik perhatian karena pelayanannya yang baik dan mewah selama perjalanan. Begitu kereta meninggalkan stasiun, Sweet Course (menu makanan manis) juga dimulai.

Halaman:
Editor : Wahyu adityo prodjo

Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.