Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Bencana Alam

Berkenalan dengan Shindo, Skala Ukuran Kekuatan Gempa Bumi di Jepang

Kompas.com - 16/Aug/2019, 21:00 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

OhayoJepang - Negara Jepang dikenal juga sebagai negara yang kerap diguncang gempa. Jika kamu berkunjung atau bahkan tinggal di Jepang, wajib mengetahui skala Jepang dalam menghitung kekuatan gempa ini. 

Skala untuk menghitung gempa bumi secara internasional disebut dengan “Magnitudo”. Skala  ini menghitung jumlah energi yang dikeluarkan pusat gempa. Dengan skala tertinggi yang bisa mencapai 9.5.

Selain skala ini, Jepang juga mengenal skala gempa yang lebih lumrah digunakan yang disebut dengan Shindo. Shindo sendiri merupakan skala intensitas seismik yang mengukur tingkat guncangan pada poin tertentu di atas permukaan bumi sebagai angka. 

Tingkat guncangan akan berbeda berdasarkan seberapa jauh tempat tersebut dari pusat gempa terjadi dan seberapa dalam gempa itu sendiri. Skala ini memiliki angka dari 0 sebagai angka terkecil dan 7 sebagai angka terbesarnya. Semakin tinggi angka skala semakin besar guncangan yang terjadi.

 Bila kamu pernah melihat acara berita gempa bumi di Jepang, mungkin kamu pernah melihat angka 0 sampai 7 ini pada layar TV sebagai bentuk peringatan. Meskipun skala Magnitudo-nya satu, bila dijadikan skala Shindo akan terbagi menjadi beberapa angka.

JMA Seismic Intensity Scale
JMA Seismic Intensity Scale

Nah, bagaimana gempa bumi ini terasa dalam skala Shindo. Berikut penjelasannya berdasarkan penjelasan mengenai skala intensi seismik yang dibuat oleh Badan Meteorologi Jepang. 

Shindo 0 
Tidak terasa apapun.

Shindo 1 
Terasa oleh satu orang yang diam berdiri di dalam bangunan.

Shindo 2 
Terasa oleh beberapa orang yang diam berdiri di dalam bangunan. Barang yang menggantung akan bergerak sedikit, dan beberapa orang yang tidur akan terbangun.  

Shindo 3 
Dirasakan hampir oleh semua orang yang ada di dalam bangunan dan orang yang berjalan kaki. Peralatan dapur akan bergerak dan lemari sedikit bergetar dan beberapa orang yang tidur akan terbangun. 

Shindo 4 
Dirasakan banyak orang. Barang yang menggantung akan bergoyang dan barang-barang yang tidak stabil akan jatuh dari tempat penyimpanannya.

Shindo 5 Lower 
Kebanyakan orang takut dan merasa perlu berpegangan kepada sesuatu. Peralatan dapur, lemari baju dan lemari buku bisa sampai rubuh. Beberapa peralatan rumah tangga mungkin akan bergerak dan ornamen lain yang tidak stabil dapat roboh. Kaca jendela bisa pecah dan jatuh.

Shindo 5 Upper 
Kebanyakan orang akan kesulitan untuk berjalan tanpa berpegangan pada sesuatu yang stabil. Hampir semua peralatan dapur dan lemari akan roboh, dan beberapa dinding beton bisa rusak. 

Shindo 6 Lower 
Orang akan kesulitan untuk tetap berdiri. Kebanyakan furnitur akan bergerak dan ada bahaya terjepit furnitur. Dinding dan jendela dapat rusak dan hancur berjatuhan.

Shindo 6 Upper
Orang hanya bisa bergerak dengan merangkak. Kebanyakan furnitur tidak stabil akan bergerak dan bisa saja roboh. Rumah kayu dengan resistansi rendah terhadap gempa akan rubuh.

Shindo 7  
Rumah kayu dan beberapa bangunan konkrit beton dengan tingkat resistansi rendah terhadap gempa akan roboh. Ada kalanya rumah kayu dengan resistansi tinggi terhadap gempa pun roboh.

Sumber: Japan Meteorological Agency Website    (https://www.jma.go.jp/jma/en/Activities/intsummary.pdf)

Provided by Karaksa Media Partner (20 Juni 2019)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR