Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Bahasa

Cara Pakai Aizuchi Saat Bicara dengan Orang Jepang, Biar Tak Canggung!

Kompas.com - 25/03/2025, 20:42 WIB

Aizuchi adalah respons verbal dan nonverbal seperti mengangguk, mengatakan "hai" (ya), atau "un" (hmm). Respons semacam ini menunjukkan bahwa kita menyimak dan menghargai lawan bicara.

Dalam komunikasi sehari-hari di Jepang, aizuchi memegang peranan penting. 

Tapi kalau digunakan secara tidak tepat, aizuchi justru bisa menimbulkan salah paham, bahkan membuat suasana jadi canggung.

Berikut beberapa kesalahan umum dalam menggunakan aizuchi, serta tips untuk menghindarinya.

Kesalahan Menggunakan Aizuchi

1. Tidak Menggunakan Aizuchi Sama Sekali

Kalau kita tidak memberikan respons sama sekali saat orang Jepang berbicara, mereka bisa mengira kita tidak tertarik, bingung, atau tidak mendengarkan.

Dalam budaya Jepang, pendengar yang aktif sangat dihargai.

Tanpa aizuchi, pembicara bisa merasa diabaikan atau menganggap kita tidak sopan, meskipun sebenarnya kita hanya sedang fokus menyimak.

2. Terlalu Sering Menggunakan Aizuchi

Aizuchi memang berguna, tapi kalau terlalu sering dilakukan, justru bisa jadi masalah.

Mengganggu Alur Pembicaraan

Kalau terlalu sering menyela dengan "hai", "sou desu ne" (oh begitu), atau anggukan tanpa henti, pembicara bisa kehilangan fokus.

Halaman:
Editor : YUHARRANI AISYAH

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
 
Pilihan Untukmu
Close Ads

Copyright 2008 - 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.