Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Jangan Buang Sembarangan, Ini Sistem Pembuangan Sampah di Jepang

Kompas.com - 20/Nov/2019, 20:20 WIB
Ilsutrasi buangs ampah di Jepang.
Ilsutrasi buangs ampah di Jepang.

OhayoJepang - Ada banyak warga negara asing yang tinggal di Tokyo. Di antara distrik di Tokyo, kawasan Shinjuku merupakan area yang paling banyak dihuni warga negara asing. 

Kedua adalah daerah Edogawa dan ketiga daerah Adachi. Pada artikel ini, kami perkenalkan sistem pembuangan sampah dan sistem daur ulang yang berlaku di area Shinjuku. 

Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui cara memilah sampah. Hal ini sebenarnya tidak sulit jika kamu sudah terbiasa melakukannya.

1. Biaya

Pengambilan bahan daur ulang dan sampah rumah tangga, tidak ada biayanya. Namun ada biayanya untuk pengumpulan sampah dalam jumlah banyak atau sampah yang terlalu besar.

2. Waktu, hari, dan frekuensi

Taruh sampah pada pukul 8.00 pada hari pengambilan sampah. Mereka menetapkan waktu tertentu ini karena jika kamu menaruh sampah pada malam hari, kucing atau gagak bisa merobek plastik sampah. Jika ini terjadi, maka sampah akan berserakan. 

Pemerintah daerah setempat menyediakan penyewaan jaring pengaman dari burung gagak. Hal ini untuk mencegah gagak maupun kucing mengais sisa makanan sehingga tempat sampah tetap bersih.

Pastikan kamu menaruh sampah di tempat, waktu, dan hari yang tepat pula. Karena sampah kamu tidak akan diambil bila kamu menaruh jenis sampah yang berbeda dari hari yang ditentukan.

3. Kategori 

Halaman:
Editor : Silvita Agmasari

Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.