Gyoza yang Renyah, Kenyal dan Menyehatkan dari “Gyoza no Tacchan”

“Gyoza no Tacchan”. Dengan jumlah 64 kursi, nyaman pula untuk digunakan grup. Pada pukul 16:00-18:00 diberlakukan juga Happy Hour, di mana gyoza, bir dan menu lainnya menjadi setengah harga KARAKSA MEDIA

OhayoJepang - “Gyoza no Tacchan” (Fukuoka-shi, Chuo-ku) yang buka pada 1 April 2018 merupakan restoran terbaru yang dijalankan oleh “Saikogyu”. Saikogyu merupakan restoran yakiniku yang terkenal dari Kokura, Kitakyushu.

Gyoza no Tacchan menyediakan makanan mulai dari gyoza yang lezatnya luar biasa, taishu sakaba (tempat minum alkohol yang populer dengan harga, menu, dan suasana yang merakyat) dengan menu satuan, dan minuman beralkohol yang bervariasi. Harga menu yang murah juga merupakan daya jualnya.

Taishu sakaba baru di Daimyo yang menjual gyoza

Selain membuka niku bar (sejenis bar), restoran khusus tuna dan lainnya, langkah baru dari “Saikogyu” yang terkenal dengan menjalankan berbagai bisnis adalah taishu sakaba dengan suasana nyaman yang menyajikan gyoza sebagai menu utamanya. Kedai ini didirikan di tengah-tengah Daimyo yang merupakan salah satu distrik belanja terbesar di Fukuoka. Lokasinya yang dekat dengan stasiun, membuat kedai ini sangat strategis.

Pada hari kerja, restoran buka hingga pukul 3 pagi. Pada hari Sabtu dan Minggu, restoran buka mulai pukul 12 siang. Hal ini pun merupakan kemudahan yang luar biasa bagi pelanggan.

Shigaki Tatsunori-san yang akrab dipanggil “Tacchan” adalah orang yang meluncurkan “Gyoza no Tacchan” dan membuat kedai ini berkembang dengan pesat serta telah muncul di berbagai daerah seperti Kokura (Kitakyushu), area Daimyo (Fukuoka), dan Shinjuku (Tokyo).

“Selain gyoza, banyak juga variasi menu satuan. Harganya mulai dari 194 yen per piring, menu yang kami sajikan hampir semuanya di bawah 500 yen,” ungkap Tacchan.

Gyoza yang dibanggakan ada tiga jenis yaitu “goreng/sup/nikujiru (sari daging)”. “Yaki-gyoza” standar (7 buah 302 yen) tidak menggunakan bawang putih dan isian menyehatkan dengan banyak sayuran yang menjadi faktor penentu rasa. Isian dibuat dengan rasio seimbang 8 banding 2. Isian menggunakan sayuran seperti kol, daun bawang dan cincangan daging babi lokal. Rasa lezatnya lumer di mulut, gyoza dibumbui dengan baik supaya dapat dimakan langsung.

Tare dibuat dengan mencampurkan sesuai selera berupa niku miso, cuka, dan shoyu yang semuanya terletak di atas meja makan. Jika diberi tare dengan rasa kuat, kelezatannya akan semakin bertambah. Selain itu gyoza disusun dengan menaruh sisi sampingnya pada wajan, dengan teknik “memanggang samping” untuk membuat lebih banyak bagian yang terkena wajan. Hal ini menjadikan gyoza memiliki tekstur renyah yang mengejutkan.

“Nikujiru-gyoza” (4 buah 518 yen) yang dibalut kulit yang kenyal juga populer. Sup daging sapi dari isian yang ditambahkan bawang bombay, kelezatan dari bahan-bahannya begitu memikat. Makanan yang disajikan di atas hot plate yang panas ini membangkitkan selera makan dengan suara dan aroma yang tak tertahankan.

Halaman Berikutnya

Halaman:

Kompas.com Play

Lihat Semua
Expand player
Komentar
Dapatkan hadiah utama Smartphone dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!
Tulis komentar Anda...
Lihat komentar tentang artikel ini di Bagian Komentar!