Mau Tahu Porsi Makan Pesumo? Ini Dia Tempatnya

Restoran Yanagi-bashi Kadoju, dekat Stasiun Nagoya, Jepang, menyediakan berbagai menu mulai dari Chanko Nabe (hotpot) masakan yang dicintai pesumo sampai dengan sashimi. KARAKSA MEDIA

OhayoJepang- Restoran Yanagi-bashi Kadoju yang ada di daerah Mei-eki Minami, dekat Stasiun Nagoya, Jepang, dibuka pasca perang duniapada 1948. Restoran ini menyediakan berbagai menu mulai dari Chanko Nabe (hotpot) masakan yang dicintai pesumo sampai dengan sashimi.

Barang-barang yang Berhubungan dengan Sumo

Begitu membuka pintu restoran, kita dapat melihat berbagai macam barang peninggalan yang berhubungan dengan sumo seperti papan ranking pesumo tahun 1975-an, foto pesumo terkenal, dan banyak lagi. Selain itu, di lantai dua juga ada papan pajangan berisi cap tangan dan tanda tangan pesumo.

Meskipun interior restoran ini sempat direnovasi sekitar 25 tahun yang lalu, namun barang peninggalan ini tetap dibiarkan begitu saja. Sehingga saat memasuki restoran ini seolah-olah kita kembali ke masa lalu.

"Barang-barang yang berhubungan dengan sumo yang dipajang di sini merupakan hadiah yang diterima oleh kakek saya saat mengikuti asosiasi supporter sumo, ada juga barang-barang yang diterima dari Yobidashi-san (petugas yang menyampaikan jalannya pertandingan seperti memperkenalkan nama pesumo sebelum pertandingan dan merapihkan tanah di arena tanding)?dari arena sumo Nagoya yang datang makan ke restoran ini," ujar pemilik restoran generasi ketiga.

Rasa Sup yang Tidak Berubah Sejak Restoran Dibuka

Hidangan andalan restoran ini adalah Kadoju Tokusei Chanko Nabe seharga 2.160 Yen per orang dengan minimal order dua orang. Hidangan ini sudah ada sejak restoran pertama kali dibuka, meskipun saat itu Chanko Nabe bukanlah makanan yang banyak dikonsumsi.

Pemilik generasi pertama tersentuh dengan rasa Nabe ini saat mencobanya di pertemuan asosiasi supporter pesumo pertama kali, dan menjadikannya hidangan di restoran ini.

Sup Nabe ini dibuat dengan mencampur 7-8 jenis bumbu seperti air rebusan ikan cakalang, shoyu (kecap asin Jepang), koji miso (salah satu jenis tauco Jepang), lada hitam, dan lain sebagainya.

Pembuatan sup ini melalui banyak percobaan, pemilik generasi pertama hanya bisa membuat sambil mengingat rasa yang dicoba di asosiasi. Rasa pedas dari lada hitam menjadi rasa khas dari Nabe ini. Rasa sup ini terus dipertahankan dan tidak terpengaruh oleh perubahan zaman.

Halaman Berikutnya

Halaman:

Kompas.com Play

Lihat Semua
Expand player
Komentar
Dapatkan hadiah utama Smartphone dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!
Tulis komentar Anda...
Lihat komentar tentang artikel ini di Bagian Komentar!