Badan Pariwisata Jepang (Japan Tourism Agency) menyusun panduan etika perjalanan bagi wisatawan yang berlibur ke Negeri Sakura.
Panduan ini bertujuan untuk mengajak wisatawan bersikap lebih bertanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan tempat wisata yang mereka kunjungi.
Panduan ini tidak hanya mengatur perilaku umum selama perjalanan, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga etika saat berwisata.
Beberapa di antaranya termasuk larangan membuang sampah sembarangan, memotret tanpa izin, dan membawa barang bawaan berlebih.
Berikut tujuh panduan etika saat berlibur ke Jepang.
Badan Pariwisata Jepang menganjurkan wisatawan untuk mempelajari budaya, tradisi, dan alam di destinasi tujuan sebelum melakukan perjalanan.
Wisatawan dapat menunjukkan rasa hormat terhadap lingkungan dan masyarakat lokal dengan memahami latar belakang suatu tempat.
Bersikaplah bijak saat mengambil foto dan hindari memasuki area properti pribadi tanpa izin.
Jika perlu, kamu bisa menggunakan jasa pemandu lokal yang mengenal wilayah tersebut dengan baik.
Keramaian biasanya meningkat di lokasi wisata populer, terutama saat musim liburan.