Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Kolektor Mug Starbucks Saatnya ke Jepang,, Ada Mug Shodai Khas Kumamoto yang Wajib Dibeli

Kompas.com - 24/Aug/2019, 16:26 WIB
Coffee Aroma Mug Shoudaiyaki (5.900 yen) tampak menonjol dengan bentuknya yang unik.
Coffee Aroma Mug Shoudaiyaki (5.900 yen) tampak menonjol dengan bentuknya yang unik.

OhayoJepang - Rangkaian inisiatif “JIMOTO made Series” dari Starbucks Coffee Japan sudah memasuki kali ke-12. Pada 23 Juli 2019, Coffee Aroma Mug Shodaiyaki sebagai dukungan untuk proyek Mizu no Kumamoto, diluncurkan untuk seri ke-12. Mug ini dibuat di Prefektur Kumamoto area utara dan hanya tersedia di Starbucks Coffee Aeon Mall Kumamoto.

Mug ini dibuat sebagai kolaborasi antara Starbucks dan Shodai Ware. Shodai Ware merupakan kerajinan tembikar tradisional asal Kumamoto, tepatnya dari kawasan utara Kumamoto dan sudah ada sejak 400 tahun lalu. Ini adalah budaya tembikar terkenal yang dihidupkan kembali oleh Chitaro Chikashige pada tahun 1931 saat bisnis tembikar sempat berhenti. Pusat kerajinan Takemiyagama terkenal dalam mempertahankan teknik Shodai Ware hingga saat ini. 

Takemiyagama meneruskan tradisi Shodai Ware
Takemiyagama meneruskan tradisi Shodai Ware

Mug berbentuk unik ini bermula dari ide proyek Mizu no Kuni Kumamoto, yaitu “untuk menciptakan mug yang bisa dipakai seseorang untuk menikmati kopi yang terbuat dari air lezat dari wilayah tersebut”. 

Sebelum pembuatan produk ini, rekan proyek tersebut yang berasal dari Kumamoto mengadakan workshop pencicipan kopi. Dalam workshop ini, mereka menyeduh kopi dengan beragam jenis air. Dari berbagai pilihan tersebut, kopi yang dibuat dari air Kumamoto mengeluarkan “rasa dan tekstur kopi yang mendalam”.

Dengan ide ini, mereka kemudian memutuskan untuk membentuk mug yang bisa membuat penikmat kopi dengan mudah mendapatkan pengalaman segelas kopi dengan “rasa dan tekstur kopi yang mendalam”. Mug ini pun didesain dengan siluet yang membuatnya tampak seperti gelas wine. Dengan membuat tepian mug setipis mungkin dan secara diameter lebih lebar, maka secara alami kopi akan menyebar di mulut penikmatnya dan orang itu pun bisa menikmati rasa yang penuh serta mendalam. 

Mug ini juga dilapisi glasir yang terbuat dari campuran jerami padi, kayu, dan mineral bebatuan, serta glasir putih, dan glasir kuning untuk tampilan berkesan rustic tetapi mencolok. Warna mulut gelasnya terinspirasi dari bentuk perbukitan gunung Aso. Bagian sisi mug memiliki sentuhan Kashima, didekorasi dengan pola yang menyerupai sumber air yang melimpah dari kota ini. Secara keseluruhan, desain produk mencerminkan koneksi dengan wilayah Kumamoto. 

“Produk Coffee Aroma Mug dibuat dengan semangat kebanggaan pengrajin lokal dan berbagai pihak lokal lain yang terlibat dalam proyek ini. Dengan harapan orang-orang yang menikmati kopi yang dibuat dengan air enak dari “Mizu no Kuni” (berarti negara air), Kumamoto, bisa menghabiskan waktu bersama dan melahirkan banyak silahturahmi”, ungkap pernyataan resmi dari Starbucks Japan. 

Konsep Coffee Aroma Mug Shodaiyaki dilakukan oleh rekan kami dari wilayah Kumamoto dan dibuat dengan semangat kebanggaan para pengrajin lokal terhadap kerajinan tradisional mereka. Dengan menggunakan mug ini, kami berharap semua orang bisa menikmati kopi yang dibuat dengan air Kumamoto,” ungkap pernyataan resmi dari Starbucks Japan. 

Provided by Japan Walker™, Tokyo Walker™ (18 Juli 2019)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.