Fakta Seputar Musim Panas di Jepang, Apa Maknanya Bagi Orang Jepang?

Bunga matahari mekar saat musim panas KARAKSA MEDIA

OhayoJepang - Seiring meningkatnya suhu di Jepang, orang-orang mulai mengenakan baju lengan pendek dan berwarna cerah. Itu artinya musim panas sudah tiba. Musim yang cerah ini memiliki makna tersendiri bagi orang Jepang. Orang Jepang umumnya memiliki cara tersendiri dalam menikmati musim panas. Berikut ulasannya. 

Periode

Musim panas biasanya merujuk pada periode bulan Juni hingga Agustus. 

Acara tradisional 

Biasanya pada bulan Juli dan Agustus, atau selambat-lambatnya hingga bulan September, terdapat acara kembang api dan aneka festival yang diselenggarakan di berbagai daerah. Kembang api dan festival tradisional kerap digabungkan sehingga kamu bisa menikmati keduanya di satu tempat. 

(Baca: Festival Kembang Api Musim Panas)

Mandi di laut dan berkemah, merupakan aktivitas yang sering dilakukan orang Jepang saat menikmati musim panas. Belakangan ini, pergi ke acara festival musik juga menjadi tren sebagai kegiatan musim panas di Jepang. 

(Baca: Musim Panas di Jepang, Menikmati Festival Musik Dikelilingi Alam di “FUJI ROCK FESTIVAL”)

Acara sekolah

Di Jepang, libur musim panas dimulai dari akhir Juli sampai akhir Agustus. Sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Jepang akan mengadakan berbagai kegiatan saat libur musim panas. Jika seorang murid tergabung dalam suatu tim bukatsu (kegiatan klub semacam ekstrakurikuler), maka ia akan mengikuti gasshuku (kemah pelatihan) selama musim panas. 

Halaman Berikutnya

Halaman:

Kompas.com Play

Lihat Semua
Expand player
Komentar
Dapatkan hadiah utama Smartphone dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!
Tulis komentar Anda...
Lihat komentar tentang artikel ini di Bagian Komentar!