Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Spring

Orang Indonesia Suka Liburan Musim Semi di Jepang, Ini Destinasi Favoritnya

Kompas.com - 04/04/2025, 09:15 WIB

General Manager Communication and CRM Golden Rama Tours & Travel Ricky Hilton mengungkapkan bahwa musim semi menjadi momen high season bagi masyarakat Indonesia yang ingin liburan ke Jepang.

Ia menjelaskan bahwa daya tarik musim semi di Jepang sudah lama menjadi magnet bagi wisatawan Indonesia.

Ricky memaparkan bahwa pada 2024, jumlah pelanggan yang berlibur ke Jepang melalui Golden Rama Tours & Travel naik sekitar 11–12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Faktor cuaca yang nyaman dan banyaknya festival menarik menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan Indonesia.

“Sepertinya pengalaman festival bunga sakura kan memang tidak ada di Indonesia. Jadi memang pengalaman yang unik ini memberikan dorongan yang cukup baik di kami,” ujar Ricky saat dihubungi Ohayo Jepang, Kamis (20/3/2025).

Ricky juga menambahkan, pihaknya memiliki beberapa paket tur ke Jepang khusus pada saat musim semi karena peminatnya cukup tinggi.

Tur tersebut mencakup daerah yang memiliki festival musim semi dan terdapat bunga sakura yang bisa dilihat saat momentum puncak mekarnya pada awal April.

Wisatawan biasanya memilih paket golden route yang mencakup wilayah Tokyo, Osaka, dan Kyoto.

“Kyoto memang jadi salah satu destinasi yang mereka ingin lihat karena desinasi ini perpaduan antara modernisasi dengan tradisional yang lebih kuat,” katanya.

Sebagian besar konsumennya memilih wisata ke theme park terkenal seperti Universal Studios, Disneyland Tokyo dan DisneySea Tokyo.

Baca juga:

Fuji Shibazakura Festival 2025, hamparan sakura di kaki Gunung Fuji.
Fuji Shibazakura Festival 2025, hamparan sakura di kaki Gunung Fuji.

Senada dengan Ricky, Digital Marketing Supervisor H.I.S. Tours & Travel Ali Ma'aruf juga membenarkan bahwa konsumennya lebih memilih liburan musim semi dibandingkan musim dingin.

“Betul, untuk sakura musim semi itu high season, yang bisa jadi urutan pertama, urutan kedua winter,” ujar dia.

Musim semi diburu turis yang ingin mengunjungi destinasi wisata seperti Gunung Yoshino, Kuil Tsubosaka-dera, dan Taman Ueno di Tokyo.

Ali menyebut konsumennya biasanya mengincar momentum hanami di bawah pohon sakura yang sedang mekar.

“Di musim-musimnya sakura kebanyakan memang tujuan utamanya adalah itu menikmati hanami,” ujar Ali.

Wisatawan Indonesia juga menyukai Fuji Shibazakura Festival untuk melihat bunga sakura mekar dengan pemandangan Gunung Fuji di Kawaguchiko.

“Kebanyakan tamu-tamu Indonesia itu kalau di musim semi kebanyakan memang tujuannya ke Shibazakura,” ungkap Ali.

Peta sakura mekar 2025 di Jepang berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang.
Peta sakura mekar 2025 di Jepang berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang.

(KOMPAS.COM/FAESAL MUBAROK)

          View this post on Instagram                      

A post shared by Ohayo Jepang (@ohayo_jepang)

Halaman:
Editor : YUHARRANI AISYAH

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
 
Pilihan Untukmu
Close Ads

Copyright 2008 - 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.