Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Tempat Pembuangan Sampah Ini Jadi Obyek Wisata di Jepang

Kompas.com - 22/Feb/2018, 12:53 WIB
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.

KOMPAS.com - Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Jepang yang dibangun dengan tema ‘hidup selaras dengan alam’. Selain menggunakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan, desain bangunan yang mencolok dan unik merupakan daya tarik utama dari tempat ini.

Rute Wisata

Pertama, kita akan disuguhkan video penjelasan mengenai Maishima Incineration Plant di dalam ruang meeting yang besar. Apabila banyak anak-anak yang datang berkunjung, maka akan diadakan orientasi di ruangan yang luas.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Selanjutnya, kita bisa melihat sampah-sampah yang sudah dikumpulkan di dalam ruangan penampungan raksasa dipindahkan ke tempat pembakaran sampah dengan menggunakan 2 crane.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Karena kita tidak bisa melihat proses pembakaran sampah, sebagai gantinya proses ini akan dijelaskan dengan menggunakan gambar 3D dengan alur cerita seperti komik sehingga menarik untuk dilihat.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Selanjutnya adalah Quiz Corner! Di tempat ini, akan ada kuis mengenai hal-hal yang sudah dijelaskan sebelumnya. Kira-kira kalian bisa menjawab dengan benar tidak ya?

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Gedung yang selesai dibangun pada 2001 ini dikelilingi oleh taman yang indah sehingga kita tidak berpikir bahwa ini adalah tempat pengolahan sampah.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Kita juga bisa berkunjung ke ruangan pengendali di mana semua mesin di dalam pabrik ini dikontrol selama 24 jam.

Kenapa Wajib Berkunjung ke Sini

Bangunan yang unik ini merepresentasikan apa? Jawabannya, bangunan ini didesain dengan tujuan untuk menampilkan keharmonisan dengan alam.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Bangunan yang melambangkan perpaduan teknologi, ekologi, dan seni ini didesain dengan harapan bisa menjadi bangunan yang merepresentasikan Osaka. Kita juga bisa melihat miniatur Maishima Incineration Plant yang dibuat dengan skala 1:150.

Lantas, mengapa tidak ada asap yang keluar dari cerobong asap di Maishima Incineration Plant? Jawabannya karena gas hasil pembakaran sampah dibersihkan terlebih dahulu sebelum dikeluarkan melalui cerobong asap.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Dengan menggunakan fasilitas mutakhir, Maishima Incineration Plant sangat berhati-hati dalam mengelola gas pembuangan dari pembakaran sampah. Proses pembakaran sampah dan juga cara membersihkan gas hasil pembakaran sampah dijleaskan dengan menggunakan miniatur Maishima Incineration Plant.

Apakah sampah yang dikumpulkan di pabrik ini apakah sampah umum saja? Jawabannya, tidak. Sampah dengan ukuran besar dari seluruh wilayah di daerah Osaka juga dikumpulkan dan diolah di sini.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Sepeda, loker, alas tidur, dan berbagai macam sampah dalam ukuran besar diolah disini. Kalian juga bisa mencoba berlatih cara memisahkan sampah berukuran besar dengan menggunakan crane game. Kita dapat bermain sambil belajar cara memisahkan sampah dengan menggunakan crane game yang sangat digemari oleh anak-anak ini.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Kita dapat mempelajari proses pembangkit listrik. Pabrik ini memanfaatkan energi panas yang dihasilkan oleh pembakaran sampah sebagai pembangkit listrik.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Ada juga mesin berbentuk buku raksasa. Hanya dengan menekan tombol, mesin tersebut akan menjelaskan semuanya secara lisan, sehingga anak-anak sekalipun dapat menggunakannya.

Bangunannya megah!

Maishima Incineration Plant didesain oleh Hundertwasserhaus, seorang arsitek berkebangsaan Australia yang terkenal dengan desain arsitekturnya yang menjaga keseimbangan alam.

Tidak ada garis lurus di alam, oleh karena itu setiap garis yang terdapat di bangunan ini mengadaptasi garis melengkung. Lalu, untuk dinding bangunan yang berwarna garis-garis merah dan kuning melambangkan api pembakaran sampah dari dalam pabrik.

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Hundertwasserhaus meninggal pada tahun 2000 sebelum pembangunan Maishima Incineration Plant selesai. Desain Maishima Incineration Plant yang dibuat oleh Hundertwasserhaus dipajang di ruang konferensi utama.

Di bagian kanan dan kirinya terdapat tanda tangan dari orang orang terkenal di Jepang. Coba kalian cek ketika berkesempatan datang ke sini!

Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Maishima Incineration Plant adalah tempat pengolahan sampah di Osaka, Jepang yang dibangun dengan tema hidup selaras dengan alam. Tempat pengolahan sampah ini juga menjadi obyek wisata di Jepang.
Karena desainnya yang menarik, banyak orang yang salah mengira bahwa Maishima Incineration Plant merupakan bagian dari Universal Studio Jepang.

Study Tour ke Mishima Factory:
Jumlah peserta: 1-60 orang
Sesi kunjungan: 10.00-, 13.00-, 15.00-
Hari Libur: Minggu dan hari libur nasional
Lama sesi setiap kunjungan: 90 menit
Reservasi: Harus reservasi paling lambat seminggu sebelum hari kunjungan (penerimaan reservasi: Senin-Jumat,  pukul 09.00-12.00, 13.00-17.00)
Batasan umur: Tidak ada
Tempat membeli oleh-oleh: Tidak ada
*Semua kunjungan harus reservasi terlebih dahulu. Bagi orang yang tidak melakukan  reservasi tidak bisa melakukan study tour kesini.

Osaka City, Yao City, Matsubara City Environment Facility Association Maishima Incineration Plant:
Alamat: Osaka-shi, Konohana-ku, Hokuto Shiratsu 1-2-48
No Telephone: 06-6463-4153
Harga Tiket Masuk : Gratis
Akses: Naik Maishima Active Bus selama 7 menit dari Stasiun Okajima atau naik Cosmo Dream Line Bus selama 11 menit dari Stasiun Neutram Cosmo Square. Letaknya tidak jauh dari tempat pemberhentian bus.
*Tidak boleh membawa makanan. Tidak tersedia tempat untuk makan.

Provided by Japan Walker™, Kansai Walker™ (12 Desember 2017)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR