Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Dampak Virus Corona, Perusahaan Jepang Dorong Karyawan Bekerja Secara Remote

Kompas.com - 10/Feb/2020, 11:15 WIB
Perusahaan Jepang mengizinkan para karyawan/watinya untuk bekerja dari rumah agar mencegah mereka tertular virus corona.
Perusahaan Jepang mengizinkan para karyawan/watinya untuk bekerja dari rumah agar mencegah mereka tertular virus corona.

OhayoJepang - Merebaknya virus corona di Jepang telah membuat beberapa perusahaan Jepang khawatir.

Oleh sebab itu, perusahaan Jepang beralih kepada teleworking atau remote working sebagai alternatif lain agar para pekerja mereka tidak ikut terjangkit virus di transportasi umum maupun di lingkungan kantor.

Para pekerja diperbolehkan bekerja dari rumah atau secara remote menggunakan teknologi informasi.

Hal tersebut juga dicanangkan sebagai bentuk usaha pemerintah Jepang untuk mencegah kemacetan menjelang Olimpiade dan Paralimpiade Musim Panas 2020.

Jika berhasil, bukan tidak mungkin perusahaan Jepang akan menerapkan teleworking sebagai alternatif saat Jepang dilanda bencana alam.

Salah satu agensi staffing terbesar di Jepang, Pasona Group Inc., mendorong 13.000 karyawan/watinya untuk datang ke kantor saat jam sepi atau teleworking.

Inisiatif tersebut berlaku hingga akhir Februari. Namun, Pasona dapat memperpanjang masanya tergantung dari situasi dan kondisi.

Alfonsus/Source: Nippon

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.