Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Apa itu Ujian Bahasa Japanese Language Proficiency Test (JLPT) ?

Kompas.com - 12/Sep/2019, 22:01 WIB
Ilustrasi bahasa Jepang.
Ilustrasi bahasa Jepang.

OhayoJepang - Ujian bahasa Japanese Language Proficiency Test, atau lebih dikenal dengan JLPT merupakan satu jenis ujian tes kemampuan bahasa Jepang. 

Ujian ini diselenggarakan atas kerja sama Japan Foundation dan Japan Educational Exchanges and Services untuk mengevaluasi dan memberikan sertifikasi kemampuan Bahasa Jepang kepada orang asing yang bukan native speaker

Tes ini terdiri dari lima level, yaitu N1, N2, N3, N4 dan N5. Dengan N1 sebagai level tersulit/ tertinggi dan N5 sebagai level termudah/ terendah. Berikut tabel perbandingan kelima level dan kompetensinya masing-masing.

Level

Kemampuan Kompetensi Bahasa Jepang yang Diperlukan

N1

Mampu mengerti bahasa Jepang yang digunakan di berbagai jenis situasi.


Kemampuan membaca:

  • Mampu membaca tulisan dengan isi kompleksitas logis dan tulisan abstrak dalam berbagai jenis topik, seperti tulisan kritik dan editorial di surat kabar, dan memahami dengan baik struktur dan isi tulisan tersebut.
  • Mampu membaca tulisan dengan isi yang mendalam dalam berbagai jenis topik dan mampu mengikuti narasi serta memahami maksud yang ingin disampaikan penulis secara komprehensif

Kemampuan mendengar:

  • Mampu memahami isi pembicaraan yang disampaikan secara lisan dalam percakapan koheren ataupun berita, juga saat mendengarkan kuliah yang disampaikan dengan kecepatan bicara normal dan bertema luas. Mampu memahami isi pembicaraan secara terperinci seperti alur dan isi pembicaraan, orang yang muncul dalam pembicaraan dan hubungannya masing-masing, serta struktur logis isi pembicaraan tersebut.

N2

Mampu mengerti bahasa Jepang yang digunakan pada situasi sehari-hari, dan bahasa Jepang yang digunakan pada berbagai jenis situasi dengan tema yang luas.


Kemampuan membaca:

  • Mampu membaca dan memahami isi berbagai tulisan demgan isi yang jelas dalam berbagai topik, seperti artikel atau tulisan komentar di koran dan majalah dan tulisan kritik yang sederhana.
  • Mampu membaca dan memahami alur dan maksud penulis tentang topik umum.

Kemampuan mendengar:

  • Mampu memahami isi percakapan sehari-hari dan isi berita ataupun percakapan koheren dengan tema luas yang disampaikan dengan kecepatan bicara mendekati kecepatan bicara normal. Juga mampu memahami isi pembicaraan seperti alur dan isi pembicaraan, serta orang yang muncul dalam pembicaraan dan hubungannya masing-masing.   

N3

Mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan pada kehidupan sehari-hari


Kemampuan membaca:

  • Mampu membaca dan memahami isi terperinci dari tulisan yang bertema kehidupan sehari-hari.
  • Mampu menangkap garis besar informasi yang tertulis di dalam koran.
  • Mampu mengerti kalimat dengan isi yang agak sulit yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu mengerti poin utama dari isi tulisan bila diberikan beberapa frase yang membantu pemahaman. 

Kemampuan mendengar: 

  • Mampu mengerti hampir semua isi pembicaraan sehari-hari dan memahami hubungan orang yang muncul dalam pembicaraan yang dikatakan dengan kecepatan bicara agak sedikit lambat dari kecepatan bicara normal. 

N4

Mampu mengerti bahasa Jepang dasar secara menyeluruh


Kemampuan membaca:

  • Mampu membaca dan mengerti kalimat berisi topik yang lazim pada kehidupan sehari-hari yang tertulis dalam kosakata dan kanji dasar.

Kemampuan mendengar:

  • Mampu mengerti hampir semua isi pembicaraan berisi topik yang lazim ditemui sehari-hari yang dikatakan dengan kecepatan bicara cukup lambat.

N5

Mampu mengerti bahasa Jepang dasar pada batasan tertentu


Kemampuan membaca:

  • Mampu membaca dan mengerti beberapa ekspresi dan kalimat yang dituliskan dalam huruf hiragana, katakana dan kanji dasar.

Kemampuan mendengar:

  • Mampu mengerti isi informasi dari percakapan pendek yang berisi situasi yang sering ditemui pada kehidupan sehari-hari yang dekat dengan diri sendiri seperti situasi di dalam kelas yang diucapkan dengan kecepatan bicara lambat.

Struktur Tes

Struktur tes JLPT dapat dikatakan sederhana, karena terdiri dari tiga bagian, yaitu pengetahuan bahasa yang terdiri dari kosa kata dan tata bahasa, tes bacaan, dan tes pendengaran. Bentuk pertanyaan tes adalah pilihan ganda dengan kertas ujian yang diperiksa oleh mesin. 

Jumlah total soal di setiap level sama, yaitu 180 soal. Namun, batas kelulusan setiap level berbeda. Batas kelulusan N1 adalah 100/180, N2 adalah 90/180, N3 95/180, N4 90/180 dan N5 85/180. Tidak hanya batas angka kelulusan secara total saja, masing-masing bagian tes juga memiliki batasan kelulusan.  

Kegunaan Sertifikat JLPT di Jepang

Keuntungan sertifikat tes ini adalah sebagai berikut:

  1. Mendapatkan poin tambah pada sistem "Point-based Preferential Immigration Treatment System for Highly Skilled Foreign Professionals" yang diberlakukan oleh Badan Imigrasi Jepang. Pada sistem ini, orang asing yang lulus N1 akan diberikan poin sebanyak 15 dan N2 sebanyak 10 poin. Bila orang asing tersebut berhasil mengumpulkan 70 poin, maka dia bisa mendapatkan perlakuan istimewa sehubungan dengan imigrasi. 
  2. Salah satu syarat untuk bisa mengikuti ujian praktisi medis di Jepang. Level yang harus diambil adalah N1.
  3. Salah satu syarat untuk bisa mengikuti ujian asisten perawat
  4. Sebagai ujian akreditasi telah menyelesaikan pendidikan sampai dengan SMA di Jepang
  5. Salah satu syarat untuk kandidat perawat yang dipekerjakan di bawah EPA. Berlaku untuk orang asing berkewarganegaraan Indonesia, Filipina dan Vietnam.

Selain keuntungan di atas, sertifikat JLPT ini pun menjadi salah satu persyaratan yang harus dimiliki untuk mengajukan visa dengan status Pekerja Berketerampilan Spesifik yang mulai diberlakukan di Jepang sejak 1 April 2019 lalu.

Baca: Kerja di Jepang, Ini Proses Pengurusan Visa Pekerja Berketerampilan Spesifik

Provided by Karaksa Media Partner (20 June 2019)

Editor : Wahyu adityo prodjo

Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.