Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Bikin Orang Jepang Tergila-gila, Hidangan Keju “Aligot” yang Lagi Populer 

Kompas.com - 4/Jul/2019, 16:42 WIB
Keju yang banyak membuat hidangan ini begitu menggoda untuk langsung disantap
Keju yang banyak membuat hidangan ini begitu menggoda untuk langsung disantap

OhayoJepang - Baru-baru ini, makanan berkeju "aligot" bikin heboh media sosial dan dunia kuliner di Jepang. Aligot sendiri merupakan makanan khas Perancis yang terbuat dari keju dan kentang tumbuk.

Sejak 4 Mei 2019 lalu, - Tefu Tefu and SADO - Hanare -, sebuah restoran yang berlokasi di Nagayo, menyediakan aligot dengan harga terjangkau. 

Aligot Meat Plate (1.480 yen, cukup untuk dua orang) disajikan bersama daging sapi bagian pantat dan ayam tandoori.
Aligot Meat Plate (1.480 yen, cukup untuk dua orang) disajikan bersama daging sapi bagian pantat dan ayam tandoori.

Untuk hidangan Aligot Meat Plate, kamu bisa menuangkan aligot ke atas daging sebanyak yang kamu mau. 

Keju yang banyak membuat hidangan ini begitu menggoda untuk langsung disantap
Keju yang banyak membuat hidangan ini begitu menggoda untuk langsung disantap

Rasa keju yang ringan dari aligot berpadu dengan sempurna dengan daging. Hidangan ini sebenarnya dihargai 1.480 yen. Namun jika kamu memfoto lelehan keju aligot yang meregang sepanjang 50 centimeter atau lebih, lalu posting di media sosial, maka pihak restoran akan memberikan diskon berupa harga setengah dari harga normal.

Tefu Tefu Cabang Meieki berlokasi di Gedung Daitokai Building, 3-22-8 Meieki, Distrik Nakamura, Kota Nagoya, Prefektur Aichi dan buka setiap hari dari pukul 17.00 sampai 23.30. 

SADO ~ Hanare ~ Cabang Meieki berlokasi di Lt. 7 dan Lt. 8 Cosmos Timur Meieki, 4-5-15 Meieki, Distrik Nakamura, Kota Nagoya, Prefektur Aichi dan buka pada pukul 17.00 sampai 00.00 pada hari Senin-Kamis, Minggu, dan hari libur nasional. Juga buka pada pukul 17.00 sampai 5.00 pada hari Jumat, Sabtu, dan satu hari sebelum hari libur nasional. 

Provided by Japan Walker™, Tokai Walker™ (11 Mei 2019)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR