Dari “Konnichiwa” hingga “Itadakimasu”, Fakta Unik di Balik Salam khas Jepang

ILUSTRASI - Alfabet Bahasa Jepang Shutterstock

OhayoJepang - Selamat pagi/siang/sore/malam! Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai salam dalam bahasa Jepang beserta artinya.

Ucapan “Konnichiwa” atau “Selamat siang” adalah sebuah salam yang secara teknis adalah sebuah ungkapan dengan sejarah yang rumit dan hampir terlupakan.

Jadi  “konnichiwa” adalah versi pendek dari sebuah salam yang lebih panjang dan berarti. Mungkin, hal ini dikarenakan manusia terlalu malas sehingga mencari “jalan mudahnya” saja jika perlu.

Konnichiwa” pada masa lampau adalah bagian pembuka dari kalimat, “konnichiwa gokiken ikaga desu ka?” (今日はご機嫌いかがですか?), atau yang berarti, “bagaimana kabar Anda hari ini?”

Dari situ, jelas terlihat bahwa salam sore dalam bahasa Jepang, “Konbanwa” mempunyai arti yang mirip. Hanya aja, “sore ini” menggantikan “hari ini” (今晩はご機嫌いかがですか?).

Di waktu pagi, kita menyimpang sedikit dengan “Ohayou” atau “Ohayou gozaimasu” terganting dari hormat kita terhadap lawan bicara kita. “Ohayou” ditulis “お早う” yang secara harafiah berarti, “Masih pagi!” Lagi-lagi, hal ini dikarenakan sifat malas manusia, yang hanya mau menyerukan bahwa hari masih pagi.

Selain ketiga salam tersebut, masih ada berbagai ungkapan/salam Jepang dengan latar belakang kata ini begitu menarik:

  1. Arigatou” atau “Terima kasih” ditulis seperti ini dalam aksara Jepang: 有難う, yang secara harafiah berarti, “Hal ini susah didapat.” Dengan kata lain, kamu menyatakan rasa terima kasih kepada seseorang yang rela banting tulang demi dirimu.
  2. Itadakimasu” adalah frasa yang seseorang ucapkan sebelum makan. Ditulis “頂きます” yang secara harafiah berarti, “Saya terima!” Walau terdengar sedikit konyol dan “mau menang sendiri” dalam Bahasa Indonesia, tidak susah untuk mengerti bahwa frasa ini ditujukan untuk berterima kasih kepada sang juru masak atau tuan rumah.
  3. Gochisousama” adalah frasa yang diucapkan setelah makan. Ditulis “ご馳走様” yang dalam bahasa Jepang secara harafiah berarti, “Anda bekerja keras!” Memang terdengar aneh dalam Bahasa Indonesia. Namun, “Gochisousama” berarti menghargai seorang juru masak yang rela ke sana-sini untuk mempersiapkan makanan untuk kita.
  4. Otsukaresama” adalah sebuah salam yang kamu barangkali sering dengar di lingkungan perkantoran, sekolah, dan lainnya di Jepang di mana orang-orang bekerja keras. Ditulis “お疲れ様” yang secara harafiah berarti, “Anda terlihat lelah!” Bagian “様” – yang kerap muncul di banyak salam/ungkapan Jepang – agak rumit jika dijelaskan dalam Bahasa Indonesia, namun bagian tersebut berakar dari ungkapan Jepang “の様” atau “no yo” yang dalam Bahasa Indonesia berarti, “Seperti”. Bagian tersebut menunjukkan pengamatan dari sudut pandang sang pembicara.
  5. Omedetou” adalah kata yang lebih rumit. Walaupun sudah melakukan berbagai penelitian dan menanyakannya langsung pada kawan-kawan Jepang, kami tidak sepenuhnya yakin akan asal-usul kata ini. Namun, kata ini berakar dari kata kerja, “mederu” (愛でる) yang berarti, “memperlakukan secara penting,” digabungkan dengan “itashi” (甚し) yang berarti “sangat”. Dengan kata lain, kamu mengakui “amat pentingnya” pencapaian seseorang bagi kamu.

Perlu diperhatikan bahwa karakter kanji yang digunakan untuk kata “Omedetou” adalah “お目出度う” yang sebenarnya disebut “ateji” atau karakter kanji yang digunakan agar sesuai dengan suara kata, bukan sebaliknya, dan tidak ada hubungannya dengan arti atau asal-usul kata tersebut.

 

Sumber: SoraNews24

Kompas.com Play

Lihat Semua
Expand player
Komentar
Dapatkan hadiah utama Smartphone dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!
Tulis komentar Anda...
Lihat komentar tentang artikel ini di Bagian Komentar!