Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Fakta & Data

Bukan Ikan, Riset di Jepang Ungkap Cumi-cumi Kuasai Lautan 100 Juta Tahun Lalu

Kompas.com - 30/08/2025, 19:40 WIB

OHAYOJEPANG - Tim peneliti dari Universitas Hokkaido menemukan bahwa lautan pada periode Kapur sekitar 70 juta hingga 100 juta tahun lalu, didominasi oleh cumi-cumi.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Science dan menunjukkan bahwa populasi cumi-cumi jauh lebih besar dibandingkan ammonit maupun ikan, berlawanan dengan anggapan sebelumnya.

Sebagai hewan bertubuh lunak, cumi-cumi jarang meninggalkan fosil. Umumnya, yang tersisa setelah pembusukan hanyalah paruh mereka.

Baca juga:

Fosil Paruh Cumi-cumi dan Teknik Digital

Tim peneliti mengembangkan teknik digital yang mampu menghasilkan rekonstruksi tiga dimensi dari fosil berukuran sangat kecil untuk meneliti keberadaan cumi-cumi purba.

Menurut Kyodo News (30/8/2025), prosesnya dilakukan dengan memotret irisan batu setebal seper-seratus milimeter secara berulang, lalu menggabungkannya menjadi bentuk utuh.

Mereka menganalisis batuan dari periode Kapur yang ditemukan di Pulau Hokkaido.

Hasilnya, sebanyak 263 fosil paruh cumi-cumi berhasil diidentifikasi, dengan rata-rata panjang sekitar empat milimeter.

Berdasarkan bentuk paruh, peneliti mengklasifikasikan fosil tersebut ke dalam 40 spesies, beberapa di antaranya mirip dengan cumi-cumi modern.

Temuan ini memperlihatkan bahwa meski tubuh lunak sulit diawetkan, teknologi memungkinkan penelitian lebih mendalam terhadap kehidupan laut purba.

Halaman:
Editor : YUHARRANI AISYAH

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
 
Pilihan Untukmu
Close Ads

Copyright 2008 - 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.