Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Cantiknya Musim Gugur dan Pohon Maple di Kyoto, Jepang

Kompas.com - 26/Oct/2017, 18:23 WIB
Kuil Eikando di Kyoto terkenal dengan pemandangan pohon maple kemerahannya pada musim gugur.
Kuil Eikando di Kyoto terkenal dengan pemandangan pohon maple kemerahannya pada musim gugur.

KOMPAS.com - Musim gugur di Jepang identik dengan pemandangan pohon maple dengan daun berwarna oranye kemerahan. Pada musim ini, setiap tempat memiliki daya tarik tersendiri yang didatangi banyak turis baik dari dalam maupun luar negeri.

Kyoto dikenal sebagai daerah yang populer dengan keindahan alam dan sejarahnya. Salah satunya Kuil Eikando yang terkenal dengan pemandangan pohon maple kemerahannya pada musim gugur.

(Baca juga : 6 Kudapan Manis Khas Kyoto, Cocok untuk Buah Tangan)

Kuil ini dapat ditempuh sekitar 30 menit dari stasiun JR Kyoto dengan transportasi umum.

Pada siang hari, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Kyoto dari atas pagoda dan cantiknya deretan pohon maple.

Sementara itu, pada malam hari 3.000 batang pohon maple diberikan pencahayaan akan menimbulkan kesan romantis.

(Baca juga : Nikmati Musim Gugur yang Berbeda di Jepang)

Selama musim gugur (7 November hingga 6 Desember 2017), pagoda dibuka untuk umum setiap harinya mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore.

Kuil Eikando di Kyoto terkenal dengan pemandangan pohon maple kemerahannya pada musim gugur.
Kuil Eikando di Kyoto terkenal dengan pemandangan pohon maple kemerahannya pada musim gugur.
Sebelum keluar dari area ini, nikmati juga teh dan mitarashi dango (sejenis kue khas Jepang bertekstur kenyal yang disuguhkan dalam bentuk sate yang diberi saus shoyu manis) sambil beristirahat dan mengamati taman khas Jepang di dalam kuil.

Informasi Tempat:
Kuil Eikando
Alamat: Kyoto-shi Sakyo-ku Eikando-cho 48
Akses: 15 menit jalan kaki dari stasiun Keage
Jam operasional: 09.00 – 17.00 (penjualan tiket terakhir pukul 16.00)
Hari libur: Tidak ada
Tiket masuk: 600 yen (dewasa), 400 (anak-anak) **1000 yen (dewasa) pada 7 November sampai 6 Desember 2017

Provided by Japan Walker™, Kansai Autumn Walker™ (2017)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR