Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Uniknya Upacara Pemindahan Lahan Penuh Mitos di Kota Matsue Jepang

Kompas.com - 1/Feb/2019, 11:24 WIB
Upacara “Morotabune Shinji” ini diadakan di laut yang dingin. Pemandangan saling mencipratkan air laut di antara kedua kapal sangatlah gagah.
Upacara “Morotabune Shinji” ini diadakan di laut yang dingin. Pemandangan saling mencipratkan air laut di antara kedua kapal sangatlah gagah.

OhayoJepang - Sebuah upacara “Morotabune Shinji” (upacara pemindahan lahan) diadakan di Kuil Miho yang terletak di Mihonoseki-cho, kota Matsue, Prefektur Shimane. Upacara tersebut berlangsung pada 3 Desember 2018 yang lalu.

“Morotabune Shinji” merupakan upacara yang diadakan di Mihonoseki pada tanggal 3 Desember setiap tahunnya. Upacara ini berkaitan dengan tradisi kuniyuzuri, yaitu mitologi Jepang yang menceritakan tentang penyerahan kekuasaan dari Dewa Okuni-nushi kepada anak-anak Dewa Amaterasu. Tujuan upacara ini untuk menanyakan tujuan kuniyuzuri kepada Dewa Kotoshiro-nushi (salah satu dewa dalam mitologi Jepang, dikenal juga sebagai Dewa Ebisu).

Beberapa pria masuk dalam dua perahu. Masing-masing perahu diisi sembilan orang pilihan yang kompeten dan mengenakan pakaian berwarna putih. Mereka naik perahu sebagai simbol untuk menjemput Dewa Ebisu yang sedang memancing di Mihono-seki. Mereka mengayuh perahu sambil mencipratkan air antara satu sama lain. Upacara persembahan tersebut tampak gagah dengan panggung berlatar Teluk Miho pada musim dingin. Perahu ini juga masuk dalam daftar tangible folk cultural property nasional Jepang.

Honden (bangunan kuil yang menjadi pusat) di sini memiliki sejarah yang panjang yaitu lebih dari 200 tahun. Bangunan ini dibangun kembali pada 24 September 1813.
Honden (bangunan kuil yang menjadi pusat) di sini memiliki sejarah yang panjang yaitu lebih dari 200 tahun. Bangunan ini dibangun kembali pada 24 September 1813.

Morotabune shinji merupakan upacara persembahan ketika Dewa Kotoshiro-nushi yang ada di Mihozaki, dikunjungi oleh ayahnya yaitu Dewa Okuni-nushi untuk mendiskusikan mengenai kuniyuzuri. Silahkan datang untuk melihat upacara ini,” ujar seorang penanggung jawab acara yang berpromosi.

Tradisi ini merupakan upacara gagah yang diadakan di laut saat musim dingin. Karena akan menjadi pengalaman yang berharga, pastikan untuk mengunjungi festival ini bila ada kesempatan.

Provided by Japan Walker™, Tokyo Walker™ (29 November 2018)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR