Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Yang Baru di Jepang, Uniknya Restoran Berbentuk Rumah Salju

Kompas.com - 31/Jan/2019, 10:31 WIB
Telah hadir restoran berbentuk rumah salju spesial yang hanya dibuka terbatas pada pertengahan musim dingin
Telah hadir restoran berbentuk rumah salju spesial yang hanya dibuka terbatas pada pertengahan musim dingin

OhayoJepang - Kota Iyama di bagian utara Prefektur Nagano, Jepang, terkenal sebagai daerah dengan jumlah salju yang banyak. Jika berkesempatan berkunjung ke Kota Iyama saat musim dingin, mampirlah ke “Kamakura no Sato”.

Ada sekitar 20 rumah salju yang dibuka sebagai restoran kamakura-mura (desa rumah salju) di “Kamakura no Sato”. Restoran ini beroperasi selama satu bulan dari 25 Januari sampai dengan 28 Februari 2019.

“Noroshi Nabe
“Noroshi Nabe

Jam buka restoran ini terbagi dua, yaitu siang dan malam. Restoran ini menyediakan hidangan “Noroshi Nabe” yang merupakan makanan khas area Shinshu dan onigiri (nasi kepal khas Jepang) yang terbuat dari beras produksi Nagano.

Pengunjung dapat mencoba hidangan nabe (masakan Jepang yang dimasak dan dihidangkan di panci besar bernama Nabe) yang hangat di dalam rumah salju. Diperlukan reservasi sebelumnya untuk mencoba nabe ini dan minimal peserta dua orang. Harga untuk makan siang adalah dewasa 3.200 yen dan anak-anak 1.900 yen. Harga untuk makan malam adalah dewasa 3.700 yen dan anak-anak 2.300 yen.  

Waktu yang Anda habiskan di dalam rumah salju di area bersalju tebal pasti akan menjadi pengalaman yang berharga
Waktu yang Anda habiskan di dalam rumah salju di area bersalju tebal pasti akan menjadi pengalaman yang berharga

Sementara itu, pada tanggal 9 dan 10 Februari 2019 diadakan festival Kamakura di “Kamakura no Sato”. Di ujung jalan Kamakura no Sato yang seperti dunia berwarna perak, didirikan torii (gerbang kuil) berwarna merah menyala dari kuil Kamakura.

Di bagian dalamnya disimpan goshintai (benda yang disediakan sebagai tempat berdiamnya dewa seperti cermin atau batu), shimenawa (tambang kuil yang dianggap sebagai batas dunia dewa dan dunia manusia), dan saisen-bako (kotak untuk melemparkan uang sebagai rasa terima kepada dewa saat berdoa). Semua ini membuat tempat tersebut seolah-olah kuil sungguhan. Selain itu, ada berbagai acara lainnya yang diadakan di tempat ini.

Ada pula paket ekonomis yang menggabungkan aktivitas restoran kamakura-mura dan penginapan. Jadi musim dingin ini, puaskan diri Anda di negeri salju dengan mencoba “Kamakura Restoran” yang muncul di tengah dunia berwarna putih.

Provided by Japan Walker™, Tokyo Walker™ (13 Januari 2019)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR