Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Melihat Perabot Pernikahan Termewah Se-Jepang di Tokugawa Art Museum

Kompas.com - 13/Dec/2018, 09:00 WIB
Dibuka pada tahun 1935, dibangun dengan perpaduan gaya Jepang dan Barat
Dibuka pada tahun 1935, dibangun dengan perpaduan gaya Jepang dan Barat

OhayoJepang - Nagoya populer dengan tiga prajurit yang terkenal di era perang, yaitu Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu. Tokugawa Art Museum yang terkait dengan sejarah keluarga Tokugawa terletak di distrik Higashi, Kota Nagoya. Museum seni pribadi yang dibuka pada tahun 1935 ini menyimpan harta karun keluarga Owari-Tokugawa.

 Apa itu Gosanke?

 Keluarga Tokugawa menciptakan era damai yang disebut Pax Tokugawana dan berlangsung selama lebih dari 250 tahun sejak Tokugawa Ieyasu berhasil menyatukan seluruh Jepang. Keluarga Tokugawa cabang Owari, Kishu, dan Mito yang memiliki posisi di bawah Shogun, sering disebut sebagai tiga keluarga terhormat Tokugawa atau Gosanke. Gosanke dipimpin oleh keluarga Owari-Tokugawa dengan Yoshinao yang merupakan anak laki-laki kesembilan dari Ieyasu, sebagai penguasa pertamanya. Yoshinao berhasil menunjukkan kekuatan besar untuk waktu yang lama.

“Gusoku Samurai Armor” yang dibuat dan dipakai oleh tuan pertama, Yoshinao. Di belakangnya terdapat gambar lambang keluarga Tokugawa, yaitu daun mitsuba (asarum caulescens) pada lembaran kain dan bendera perang
“Gusoku Samurai Armor” yang dibuat dan dipakai oleh tuan pertama, Yoshinao. Di belakangnya terdapat gambar lambang keluarga Tokugawa, yaitu daun mitsuba (asarum caulescens) pada lembaran kain dan bendera perang

 Ruang galeri yang memperlihatkan kehidupan mewah pada masa itu

Properti Warisan Budaya “Peralatan minum teh yang terbuat dari Emas”
Properti Warisan Budaya “Peralatan minum teh yang terbuat dari Emas”

Tokugawa Art Museum memiliki koleksi yang berpusat pada benda-benda berharga milik Shogun pertama, yaitu Tokugawa Ieyasu. Ada pula peninggalan pemimpin pertama keluarga Owari-Tokugawa, Yoshinao, dan penerus-penerusnya. Semua peninggalan ini disebut sebagai “peralatan Daimyo” dan jumlah koleksinya sekitar 10.000 benda.

Barang-barang koleksi tidak ditampilkan dalam kotak kaca tetapi dipamerkan di area yang telah direproduksi seperti ruang tinggal para penguasa saat itu. Ninomaru Goten di kastil Nagoya merupakan kediaman keluarga Owari-Tokugawa yang ditinggali selama memerintah klan ini. Di enam ruang galeri, pengunjung dapat melihat sekilas kehidupan pada waktu itu yang dibagi dalam beberapa tema.

Ruang galeri kedua memperkenalkan budaya upacara minum teh dengan mereproduksi “Sarumen Chashitsu” yang merupakan salah satu dari tiga rumah teh utama di Jepang. Berbagai peralatan upacara minum teh dipamerkan di sini. Ruang ini ditujukan untuk memperkenalkan dunia upacara minum teh (Cha no Yu) yang diadopsi sebagai acara resmi dari keluarga samurai dan dipakai sebagai salah satu sarana diplomatik.

Ruang galeri kedua memperkenalkan budaya upacara minum teh. Reproduksi ruang teh yang dipindahkan dari kastil Kiyosu yang merupakan puri Oda Nobunaga ke Ninomaru Goten di kastil Nagoya
Ruang galeri kedua memperkenalkan budaya upacara minum teh. Reproduksi ruang teh yang dipindahkan dari kastil Kiyosu yang merupakan puri Oda Nobunaga ke Ninomaru Goten di kastil Nagoya

Panggung teater Noh yang ada di depan aula Ninomaru Goten kastil Nagoya diciptakan kembali di ruang galeri ke-4. Panggung besar yang dibuat dari kayu cemara Jepang menjadi perhatian utamanya. Kostum Noh yang mewah serta topeng Noh dan topeng Kyogen (pertunjukan klasik Jepang) juga dipamerkan di sini. Dengan jumlah koleksi yang sangat banyak, koleksi yang dipamerkan dapat diganti sesuai dengan waktunya.

Ruang galeri keempat yang dibuat dari kayu cemara Jepang, mereproduksi panggung pertunjukan Noh yang berada di depan aula di Ninomaru Goten di kastil Nagoya
Ruang galeri keempat yang dibuat dari kayu cemara Jepang, mereproduksi panggung pertunjukan Noh yang berada di depan aula di Ninomaru Goten di kastil Nagoya

Banyak harta nasional yang ditampilkan

Perabotan pernikahan Putri Chiyo yang merupakan anak dari Shogun ketiga, Iemitsu, sangat menarik perhatian. Rak-rak dan alat-alat kosmetik yang dibawa ketika menikah dengan mantan kepala keluarga Owari-Tokugawa, Tokugawa Mitsutomo, disebut juga sebagai “perabot pernikahan paling mewah se-Jepang”.

Harta kekayaan nasional “The Hatsune Furnishings”
Harta kekayaan nasional “The Hatsune Furnishings”

Dengan menerapkan Makie (pernis Jepang) motif “Hatsune” dari “The Tale of Genji” yang dibuat oleh seniman Makie terbaik pada saat itu, kita dapat melihat komitmen Keluarga Tokugawa untuk memberikan yang terbaik.

Harta kekayaan nasional “Hatsune Makie Box”, diwakili dengan motif yang dinamai sesuai dengan sebuah judul buku
Harta kekayaan nasional “Hatsune Makie Box”, diwakili dengan motif yang dinamai sesuai dengan sebuah judul buku

Museum ini juga memiliki koleksi harta nasional “The Tale of Genji Scroll”, terdiri dari tiga gulungan yang terbesar di Jepang. Keluarga Owari-Tokugawa generasi ke-19 menyimpan lukisan ini dengan cara melepas gulungan kemudian memperbaikinya dengan cat khusus pada tahun 1932. Pameran karya asli ini terbatas dari pertengahan November dan dibuka dalam periode waktu yang sangat singkat. Pengunjung dapat melihat duplikat karya serta gambar video di ruang galeri ke-6.

Meski jumlah hari pameran lukisan “The Tale of Genji” terbatas pada periode yang sangat singkat tahun ini, mari nikmati bersama-sama replika dan gambar video yang ditampilkan
Meski jumlah hari pameran lukisan “The Tale of Genji” terbatas pada periode yang sangat singkat tahun ini, mari nikmati bersama-sama replika dan gambar video yang ditampilkan

Perpustakaan Hosa yang mengambil alih koleksi buku-buku lama Keluarga Owari-Tokugawa telah didirikan berdampingan dengan museum ini. Di sini juga ada restoran “Tokugawa Garden” serta “Hozentei” yang menyediakan aneka masakan Jepang. Mari kita nikmati saat santai di taman Tokugawa yang penuh tanaman hijau nan subur.

“Hashihime” yang merupakan bagian dari harta kekayaan nasional “The Tale of Genji Scrolls”
“Hashihime” yang merupakan bagian dari harta kekayaan nasional “The Tale of Genji Scrolls”

The Tokugawa Art Museum
Alamat: 1017 Tokugawa-cho, Higashi-ku, Nagoya, Prefektur Aichi
Jam operasional: 10:00-17:00 (last entry 16:30)
Hari libur: Senin (hari berikutnya jika Senin adalah hari libur nasional), tutup dari pertengahan Desember hingga minggu pertama di awal tahun (lihat situs website museum untuk detailnya)
Tiket masuk: Tokugawa Art Museum dan Hosa Library; umum 1.400 yen, siswa SMA 700 yen, siswa SMP dan SD 500 yen
Tempat parkir: 17 (gratis, jam 9:45-17:30)
Akses: 15 menit berjalan kaki dari pintu keluar nomor 3 Stasiun Ozone jalur kereta Subway Meijo Line, 3 menit berjalan kaki dari halte “Tokugawa-en Shindeki” bus nomor 2 tujuan “Hikiyama” atau “Shiken-ya”

 *Pameran spesial “The World of the Tale of Genji – A Tale of Courtly Romance” akan diselenggarakan pada 3 November – 16 Desember 2018.

 Provided by Japan Walker™, Tokai Walker™ (5 October 2018)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR