Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Ini Kuliner Serba “Kare” yang Wajib Anda Coba Saat Wisata ke Hakone!

Kompas.com - 19/Nov/2018, 12:34 WIB
Menggoda para pecinta daging! Menu rekomendasi bagi yang ingin makan banyak sayuran dan daging.
Menggoda para pecinta daging! Menu rekomendasi bagi yang ingin makan banyak sayuran dan daging.

OhayoJepang - Hakone terkenal dengan resor dan tempat wisata. Namun, terkadang wisatawan bingung memilih hidangan khas yang harus dimakan. Di saat seperti ini, kami ingin merekomendasikan toko khusus kare (curry) “Hakone Curry Cocoro”.

Dulunya toko ini terletak jauh dari stasiun, tetapi toko ini pindah ke area yang ramai di dekat Stasiun Hakone Yumoto pada Mei 2018 kemarin. Lokasi toko ini sangat strategis, sehingga pengunjung bisa berjalan-jalan di sekitar restoran sambil menikmati pemandangan kota dengan nuansa area pemandian air panas.

Terletak di salah satu sudut kota pemandian air panas. Papan nama berwarna kuning yang mencolok!
Terletak di salah satu sudut kota pemandian air panas. Papan nama berwarna kuning yang mencolok!

Menu “Cocoro Special” dengan tampilan penyajian yang cerah dan menarik perhatian, dijual dengan harga 1.700 yen. Bumbu kare mengeluarkan sedikit aroma khas Jepang. Hal ini dikarenakan bumbu masakan Jepang seperti kecap shoyu dan pasta miso digunakan sebagai bumbu rahasia pada kare ini.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa menjadi cerita pengunjung, seperti penggunaan air alami yang kaya akan mineral dari air terjun “Tamadare”, tempat wisata terkenal yang tersembunyi di Hakone. Nasi yang digunakan adalah beras ungu yang sehat. Kare dihidangkan dengan pinggan baja sehingga dapat dinikmati terus dalam keadaan hangat. Hal ini pun merupakan salah satu nilai tambah dari hidangan tersebut.

“Cocoro Spesial” seharga 1.700 yen
“Cocoro Spesial” seharga 1.700 yen

Menu “Cocoro Spesial” ini disajikan dengan menaruh kakuni (rebusan daging babi segi empat dengan rasa pedas manis) di atas kare. Tebal blok daging babi ini adalah 5 centimeter. Daging ini sangat lembut sehingga mudah hancur dengan sendok dan garpu.

Bila ditambahkan onsen tamago (telur rebus yang masih mentah tengahnya), rasanya akan jadi lebih lembut. Ciri khas lainnya hidangan ini adalah nasi disajikan dengan katsu (daging babi goreng tepung) yang garing di atasnya. Katsu ini juga berukuran besar, yaitu dengan panjang sekitar 20 cm. Hidangan ini begitu enak dan bisa dinikmati sebagai katsu-kare ataupun dimakan sendiri-sendiri begitu saja. Porsinya pun tidak begitu banyak untuk pengunjung perempuan.      

Resep otentik menggunakan racikan rempah buatan sendiri

Kare ini memiliki keunikan berupa tampilan penyajian yang menarik hati siapapun. Namun tidak hanya penampilan, bumbu kare pun otentik karena proses pembuatannya memakan dua setengah hari. Rasa kare ini ditentukan dari garam masala (campuran rempah yang biasa digunakan dalam masakan India) buatan toko ini, yang memadukan 18 jenis rempah. Penambahan rempah dengan rasa pedas dibagi menjadi tiga, sehingga rempah ditambahkan sedikit demi sedikit sambil menjaga keseimbangan rasanya. Saat dimakan, hasilnya adalah rasa pedas yang terasa sedikit di akhir.

Garam masala buatan sendiri.
Garam masala buatan sendiri.

Saus super pedas untuk menambah rasa pedas

Jika merasa kurang pedas, bisa menambahkan saus super pedas untuk mengubah rasanya. Saus ini dibuat dari chilli-peppers (bubuk cabai yang dicampur dengan rempah seperti jinten, dan lainnya) dan bubuk cabe yang dimasak dengan minyak zaitun.

Dengan menambahkan saus ini satu sendok saja, maka rasa pedasnya akan langsung terasa. Banyak pengunjung yang mencari rasa pedas yang cocok untuk diri sendiri dengan menggunakan saus super pedas restoran ini.  

Saus super pedas buatan restoran ini sendiri
Saus super pedas buatan restoran ini sendiri

Kare sayurannya pun bercita rasa Jepang

Hakone Sai Curry seharga 1.300 yen
Hakone Sai Curry seharga 1.300 yen

Hidangan Hakone “Sai” Curry punya ciri khas berupa isian sayuran yang melimpah. Bahan makanan dimasak dengan saksama, seperti beberapa jenis sayuran yang digoreng begitu saja. Kemudian, jenis sayuran umbi seperti akar teratai, rebung, dan gobou (akar burdock) direbus dengan menggunakan bumbu dasar shoyu (kecap asin khas Jepang) terlebih dahulu. Kemudian, baru lah dihidangkan bersama dengan kare. Dengan cara masak seperti ini, rasa kare akan menjadi lebih khas Jepang dengan rasa yang lembut.   

Selain rempah yang otentik, toko ini juga memiliki komitmen untuk membuat “hidangan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan: tua, muda, laki-laki maupun perempuan”. Bila membuat rasa yang terlalu otentik, rasanya akan sulit diterima oleh orang tua dan anak-anak.

Di lain pihak, pemilik restoran pun ingin para pecinta kare dapat merasa puas saat menyantap kare di sini. Dengan tujuan membuat kare dengan rasa yang bisa diterima oleh siapapun, koki restoran ini memasukkan bumbu masak Jepang yang familiar di lidah orang lokal pada bumbu kare-nya. Benar-benar ide yang hanya bisa keluar dari restoran di wilayah pariwisata.

Tanda tangan selebritis yang berjajar di dinding
Tanda tangan selebritis yang berjajar di dinding

Bila turun ke tempat duduk yang ada di ruang bawah tanah, kiita bisa melihat pemandangan tanda tangan banyak selebriti yang pernah datang ke restoran ini.  Inilah salah satu alasan restoran ini digemari oleh kalangan orang tua dan anak muda, laki-laki maupun perempuan.

Pemilik restoran Makoto Sato
Pemilik restoran Makoto Sato

Bila berkunjung ke Hakone, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner kare lokal yang digemari oleh banyak orang ini.

Informasi Tempat
Hakone Curry Cocoro
Alamat: Prefektur Kanagawa, Ashigarashimo-gun, Hakone-machi, Yumoto 475-8 B1
Akses: Empat menit berjalan kaki dari stasiun Hakone Yumoto jalur Odakyu Odawara Line atau Hakone Tozan Railway
Jam buka: 11.00-14.30 (LO 14.00), 17.00-20.00 (LO 19.30)
Hari libur: Senin (Bila jatuh pada hari libur nasional, restoran akan buka)

Provided by Japan Walker™, Yokohama Walker™ (22 Agustus 2018)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR