Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Kebahagiaan Super Besar dari Kenikmatan Porsi Besar Chibakara Koriyama-ten

Kompas.com - 18/Dec/2018, 21:31 WIB
Ramen buta hitokire (yasai mashi-mashi, ninniku mashi-mashi, negi-iri)/ramen dengan potongan daging babi dengan sayur dan bawang putih super banyak dan daun bawang
Ramen buta hitokire (yasai mashi-mashi, ninniku mashi-mashi, negi-iri)/ramen dengan potongan daging babi dengan sayur dan bawang putih super banyak dan daun bawang

OhayoJepang - Saat berkunjung ke Prefektur Fukushima, Jepang, sempatkan mampir ke “Chibakara Koriyama-ten” yang buka di Kota Koriyama pada bulan Juli 2018. Bertujuan untuk ekspansi ke seluruh Jepang, restoran gatsuri-kei/G-kei (tipe restoran yang menyajikan makanan porsi besar) yang sangat populer dari Kota Ichihara, Prefektur Chiba, ini telah membuka restoran di Tokyo Shibuya Dogenzaka-ten dan memilih Koriyama sebagai kota berikutnya.

Eksterior restoran
Eksterior restoran

Menu masakan dibuat dengan menggunakan sup yang dikirim langsung dari restoran utama. Mi dibuat dengan pesanan khusus yang telah melalui uji coba agar sebisa mungkin menyerupai mi dari restoran utama. Penggemar makanan porsi super besar di Fukushima senang dengan rasa yang sama dengan restoran utama. Antrean sebelum restoran dibuka pun tidak dapat dihindari.

Menjadi restoran dengan antrean panjang di wilayah persaingan ketat Koriyama

Ini dia char siu terkenal yang tebalnya 1.5 cm!
Ini dia char siu terkenal yang tebalnya 1.5 cm!

Jika Anda ingin makan porsi besar, Anda dapat mencicipi ramen ramen buta hitokire (yasai mashi-mashi, ninniku mashi-mashi, negi-iri) dengan harga 890 yen. Berbeda dengan sayuran untuk porsi biasa yang hanya 200 gram, porsi choi-masi/cukup besar 300 gram, porsi mashi/besar 400 gram, dan untuk porsi mashi-mashi/super besar 600 gram, porsinya bertambah besar.

Bawang putih untuk porsi mashi-mashi yaitu 40 gram, dan untuk porsi mashi 20 gram. Tanpa menimbang berat dari mangkuk pun beratnya mencapai 2,320 gram.

Char siu yang populer dari Chibakara pun juga populer di Koriyama. Ketebalannya mencapai 1,5 cm, dan dibumbui dengan shoyu (kecap Jepang) dengan rasa yang kuat. Mi yang kenyal dibuat di pabrik pembuat mi dengan pesanan khusus, berbeda dengan mi di restoran utama yang dibuat sendiri. Setelah berkali-kali melakukan uji coba, akhirnya dapat mendekati rasa mi dari restoran utama.

Bagi Anda yang tidak dapat menyantap porsi mashi-mashi, Anda dapat mencicipi mini ramen buta hitokire (780 yen). Meskipun namanya “mini”, mi yang digunakan sebanyak 200 gram, sedikit lebih banyak dibandingkan dengan restoran ramen biasanya.

Sayuran yang digunakan sebanyak 200 gram dan juga termasuk char siu tebal, dibandingkan dengan porsi lainnya memang lebih bersahabat namun tetap dapat memuaskan.

Mini ramen buta hitokire-tsuki/mini ramen dengan satu potongan daging babi untuk pemula
Mini ramen buta hitokire-tsuki/mini ramen dengan satu potongan daging babi untuk pemula

Bagi Anda yang ingin mencoba menu tanpa kuah, abura-soba shoyu dengan onsen tamago (900 yen) bisa jadi pilihan. Mie yang digunakan sebanyak 300 gram. Karena tare spesialnya mengendap di dasar mangkuk, cara terbaik untuk menikmatinya yaitu dengan mengaduk dengan baik seolah membalik dari bawah.

Semakin dicampur maka kelezatannya semakin terasa. Memiliki rasa yang mirip dengan pasta a la Eropa, tare juga meresap ke sayuran, sebuah sajian yang sangat unik.

Abura-soba shoyu dengan onsen tamago
Abura-soba shoyu dengan onsen tamago

Setelah dibuka pada bulan Juli, restoran ini membangun penuh kepopulerannya. Banyak pula pelanggan tetap di restoran ini, antrian sebelum restoran buka pun telah menjadi pemandangan yang tidak asing.

Interior restoran
Interior restoran

Informasi Tempat:
Chibakara Koriyama-ten
Alamat: Fukushima-ken, Koriyama-shi, Tsutsumishitamachi 12-7 Hotel C&I Lt.1

Provided by Japan Walker™, Tokyo Walker™ (2 November 2018)

Editor : Ni Luh Made Pertiwi F

KOMENTAR